<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ngaji ihya' ulumuddin</title>
	<atom:link href="http://ngajitasawuf.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ngajitasawuf.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Mar 2009 14:38:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ngajitasawuf.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>ngaji ihya' ulumuddin</title>
		<link>http://ngajitasawuf.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ngajitasawuf.wordpress.com/osd.xml" title="ngaji ihya&#039; ulumuddin" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ngajitasawuf.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>mukadimah iyha ulumiddin</title>
		<link>http://ngajitasawuf.wordpress.com/2009/03/02/mukadimah-iyha-ulumiddin/</link>
		<comments>http://ngajitasawuf.wordpress.com/2009/03/02/mukadimah-iyha-ulumiddin/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 14:38:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahsanulkarom</dc:creator>
				<category><![CDATA[ngaji ati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngajitasawuf.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[بسم الله الرحمن الرحيم إن فى ذالك الذكرى لمن كان له قلب (القرأن الكريم) Pertama, aku memuji kepada Allah dengan pujian yang banyak, lagi terus menerus, walaupun pujian orang-orang yang memuji menjadi hina dihadapan keagungan Allah. Kedua, kuhaturkan Sholawat dan Salam kepada rasulnya yaitu pimpinan manusia dan seluruh para utusan dengan sholawat yang menggelora. Ketiga, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngajitasawuf.wordpress.com&amp;blog=6684632&amp;post=7&amp;subd=ngajitasawuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">بسم الله الرحمن الرحيم</p>
<p style="text-align:center;">إن فى ذالك الذكرى لمن كان له قلب (القرأن الكريم)</p>
<p>Pertama, aku memuji kepada Allah dengan pujian yang banyak, lagi terus menerus, walaupun pujian orang-orang yang memuji menjadi hina dihadapan keagungan Allah. Kedua, kuhaturkan Sholawat dan Salam kepada rasulnya yaitu pimpinan manusia dan seluruh para utusan dengan sholawat yang menggelora. Ketiga, aku beristikharah kepada Allah mengenai apa yang membangkitkan semangatku, yaitu mengarang kitab untuk menghidupkan ilmu-ilmua agama. Keempat, secepatnya kulepaskan suatu kebanggaan, wahai orang hina yang melampaui batas keadilan yang hidup diantara golongan para penentang yang keluar dan mengingkari diantara kedudukan atau tingkatan orang-orang yang mengingkari, lagi melupakan. Telah lepas belenggu diam dari mulutku yang membelenggu kata untuk bicara. Sementara engkau tetap bodoh dan buta dari pandangan kebenaran, disamping senantiasa membela kebatilan dan menganggap baik sesuatu kebodohan, merubah sedikit-sedikit tanda-tanda makhluk yang sudah menjadi ihtiarnya dan cenderung menjauhi tulisan ilmu agar diamalkan, dengan harapan meraih apa yang dipersembahkan kepada Allah seperti membersihkan jiwa, memperbaiki hati, mengejar sebagian yang tertinggal, yakni umur yang terserak, hanya karena menyempurnakan lubang yang tertutup dan memperhatikan sabda Shohibu As-Syar’i SAW yang telah tersampaikan, yaitu:</p>
<p style="text-align:center;">أشد الناس عذابا يوم القيامة عالم لم ينفعه الله سبحانه بعلمه (الحديث)</p>
<p>“Manusia yang paling berat siksaannya di hari kiamat adalah orang ‘alim yang mana Allah tidak memberikan kemanfaatan terhadap ilmunya” Al-Hadits”  	Demi umurku, sesungguhnya tiada sebab untuk menyalurkan kesombongan kecuali kesombongan itu adalah penyakit yang menghinggapi sebagian besar manusia bahkan para ulama, yang cara berfikirnya sempit dan bodoh, mereka meremehkan masalah-masalah kecil yang padahal berefek besar, masalah ini sebenarnya sangatlah  pelik, sementara akhirat harus dihadapi dan dunia harus ditinggalkan, sedangkan ajal sangatlah dekat, perjalanan akhirat sangatlah jauh, padahal bekal hanyalah sedikit, kekhawatiran begitu mendebarkanr, sedangkan jalan ke sana tertutup rapat. Segala ilmu dan amal tanpa didasari ikhlas karena Allah menurut pandangan yang jeli adalah tertolak, menempuh jalan akhirat penuh dengan gangguan dan rintangan, tanpa penunjuk jalan  sukar dan berat untuk di lalui, adapun penunjuk jalan adalah para ulama sebagai pewaris para nabi, dan di zaman sekarang sudah jarang dijumpai , yang tertinggal hanyalah orang-orang yang mengaku-ngaku ulama padahal bukan, pada umumnya mereka terbujuk rayuan setan dan akhirnya tersesat jalan, setiap mereka senang dengan perkara instan dan kemudian memandang kema’rufan menjadi kemunkaran dan kemunkaran menjadi kema’rufan sampai ilmu agama menjadi hancur. Cahaya hidayah di muka bumi terhapus, mereka merekayasa dan membodohi sesama makhluk yang tidak mengerti kecuali fatwa yang ditetapkan dan didukung oleh para penguasa dengan dalih untuk mengatasi permasalahan umat, mereka suka membuat sensasi atau berdebat untuk mencari kemenangan dan menjatuhkan orang-orang lain yang sama-sama mencari pangkat, atau memperindah kata-kata sebagai sarana ceramah untuk menarik simpati masyarakat umum yang tidak mengetahui atau mengerti sama sekali. Ulama-ulama palsu tersebut hanya tertarik  mencari barang haram dan menjaring harta duniawi.</p>
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p>Al-Ghazaly selaku pengarang kitab ini menguraikan, setelah membaca hamdala, salawat dan salam serta mengutarakan maksudnya dan menghilangkan ta’ajub (bangga diri).<span id="more-7"></span>Seharusnya seseorang menjauhi kesombongan yang dapat menjerumuskan diri dan menyesatkan, apalagi berani menjauhi ilmu agama atau tidak mengamalkan ilmu yang telah diperoleh. Ilmu agama adalah bekal untuk kehidupan dunia yang akan ditinggalkan dan akhirat yang akan dijalani. Jalan menuju akhirat itu banyak godaan dan rintangan, oleh karena itu setiap orang harus mempunyai pembimbing atau guru yaitu para ulama yang benar-benar mengamalkan ilmunya dengan ikhlas tanpa mengharapkan imbalan sedikitpun atau sebatas mencari popularitas, bahkan hanya menumpuk harta duniawi untuk memuaskan nafsunya belaka. Seyogyanya setiap orang juga dapat memilih dan memilah siapa yang akan menjadi panutan di dunia dan akhirat, terlebih saat ini sudah banyak sekali orang-orang yang mirip-mirip ulama atau penceramah dengan gaya dan tingkah laku meniru ulama, padahal mereka bukan ulama yang sebenarnya, ilmu dhohir dan batinnya sebetulnya kosong dan pintar bersilat lidah, Apabila dimintai fatwa mereka menjawab tidak berdasarkan ilmu dan hanya berdasarkan nafsunya, ketika muncul orang yang sedang naik daun, maka emosilah yang ditampakkan,dan bisanya su’udzon,suka menghina, sehingga berusaha menjatuhkan tandingannya tersebut yang pada akhirnya mernutupi kebenaran yang sebenarnya. Orang-orang yang mirip ulama ini tidak dapat membedakan antara yang halal dan haram, yang penting perutnya kenyang dan puas akan hasilnya, lebih-lebih mereka berusaha mendekati dan bercengkrama dengan penguasa supaya selamat dari teror dan intimidasi,amar ma’ruf nahi mungkar yang menjadi tugasnya justru terabaikan. Mereka tidak menyadari bahwa penyelamat yang sebenar-benarnya adalah Allah SWT. Berhati-hatilah dengan ucapan manis mereka, karena ucapan tersebut dapat membius dan menggelincirkan ke dalam jahannam. Umur laksana mutiara yang mahal harganya tidak dapat di tukarkan dengan harta apapun adalah hal yang harus dimanfaatkan dengan baik dan benar, agar tidak menyesal di akhir kemudian, maka dari itu jauhilah ulama palsu, carilah ulama yang ilmunya sedalam samudera,  memporsikan amal dengan sebenarnya,banyak berfikir tentang kemaslahatan umat,ibadah nya lurus,,bagus ahlaknya,tidak pamrih dalam ucapan dan prilakunya.wallohu a’lam bisshowab.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ngajitasawuf.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ngajitasawuf.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ngajitasawuf.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ngajitasawuf.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ngajitasawuf.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ngajitasawuf.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ngajitasawuf.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ngajitasawuf.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ngajitasawuf.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ngajitasawuf.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ngajitasawuf.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ngajitasawuf.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ngajitasawuf.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ngajitasawuf.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngajitasawuf.wordpress.com&amp;blog=6684632&amp;post=7&amp;subd=ngajitasawuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngajitasawuf.wordpress.com/2009/03/02/mukadimah-iyha-ulumiddin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ahsanulkarom</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>mukaddimah</title>
		<link>http://ngajitasawuf.wordpress.com/2009/02/22/mukaddimah/</link>
		<comments>http://ngajitasawuf.wordpress.com/2009/02/22/mukaddimah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2009 10:16:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ahsanulkarom</dc:creator>
				<category><![CDATA[ngaji ati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngajitasawuf.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[alhamdulillah, kami hadir di hadapan anda untuk memberikan kajian yang saat ini sudah ditinggalkan banyak orang. padahal mengaji adalah kewajiban setiap orang islam sampai mati, oleh karenanya sajian kami kepada anda adalah untuk memperkaya khazanah ilmu, sebagai bekal pengamalan hidup di dunia yang yang akan kita ambil hasilnya nanti di akhirat, agar keselamatan itu dapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngajitasawuf.wordpress.com&amp;blog=6684632&amp;post=3&amp;subd=ngajitasawuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>alhamdulillah, kami hadir di hadapan anda untuk memberikan kajian yang saat ini sudah ditinggalkan banyak orang. padahal mengaji adalah kewajiban setiap orang islam sampai mati, oleh karenanya sajian kami kepada anda adalah untuk memperkaya khazanah ilmu, sebagai bekal pengamalan hidup di dunia yang yang akan kita ambil hasilnya nanti di akhirat, agar keselamatan itu dapat kita raih. tayangan ngaji kitab ala santri klasik disini hendaklah diperhatikan benar dan diikuti secara istiqomah, setidaknya seminggu sekali harus diikuti oleh siapapun yang membutuhkan setetes embun di tengah padang pasir hati, karena hati sangatlah tersiksa apabila tidak dilengkapi dengan kebutuhannya yakni ngaji. blog ini akan membahas bab per bab dari kitab ihya&#8217; ulumiddin. blog ini diasuh oleh:<strong> Gus Imam Sibawaih Al-Mawardi, pengasuh pesantren Assalafiyah Lowoksari, Ngenep, Karangploso, Malang.</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ngajitasawuf.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ngajitasawuf.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ngajitasawuf.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ngajitasawuf.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ngajitasawuf.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ngajitasawuf.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ngajitasawuf.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ngajitasawuf.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ngajitasawuf.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ngajitasawuf.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ngajitasawuf.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ngajitasawuf.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ngajitasawuf.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ngajitasawuf.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngajitasawuf.wordpress.com&amp;blog=6684632&amp;post=3&amp;subd=ngajitasawuf&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngajitasawuf.wordpress.com/2009/02/22/mukaddimah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">ahsanulkarom</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
